RTD (Resistance Thermal Detector)

 Artikel
loading...

RTD adalah salah satu dari beberapa jenis sensor suhu yang sering digunakan. RTD dibuat dari bahan kawat tahan korosi, kawat tersebut dililitkan pada bahan keramik isolator. Bahan kawat untuk RTD tersebut antara lain; platina, emas, perak, nikel dan tembaga, dan yang terbaik adalah bahan platina karena dapat digunakan menyensor suhu sampai 1500° C. Tembaga dapat digunakan untuk sensor suhu yang lebih rendah dan lebih murah, tetapi tembaga mudah terserang korosi. Bentuk konstruksi RTD secara umum dapat dilihat pada gambar berikut :

konstruksi RTD

 

Keterangan :

 

A. Cryogenic RTD

B. Hollow Annulus High Pressure LH2 RTD

C. Hollow Annulus LH2 RTD

D. 1/8″ Diameter LN2 RTD

Dalam penggunaannya, RTD (PT100) juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan dari RTD (PT100) :

  • Ketelitiannya lebih tinggi dari pada termokopel.
  • Tahan terhadap temperatur yang tinggi.
  • Stabil pada temperatur yang tinggi, karena jenis logam platina lebih stabil dari pada jenis logam yang lainnya.
  • Kemampuannya tidak akan terganggu pada kisaran suhu yang luas.

Kekurangan dari RTD (PT100) :

  • Lebih mahal dari pada termokopel.
  • Terpengaruh terhadap goncangan dan getaran.
  • Respon waktu awal yang sedikit lama (0,5 s/d 5 detik, tergantung kondisi penggu naannya).
  •  Jangkauan suhunya lebih rendah dari pada termokopel. RTD (PT100) mencapai suhu 650°C, sedangkan termokopel mencapai suhu 1700°C.

Author: 

No Responses

Leave a Reply