Prinsip Kerja Generator Listrik (Generator DC)

 Artikel, Uncategorized

Sebuah penghantar dibentuk “U”, di ujung penghantar dipasang komutator, pada  komutator menempel sikat. Sikat “A” merupakan sikat positip dan sikat “B”  adalah sikat negatip. Saat penghantar diputar maka penghantar tersebut akan  memotong medan magnet sehingga menghasilkan induksi elektromagnetik.  Besar arus listrik berubah sesuai kuat medan magnet yang dipotong, dengan pemasangan komutator memungkinkan arah arus yang dihasilkan tetap konstan  karena hubungan sikat dengan penghantar akan berpindah dari sikat “A” ke sikat  “B”, demikian seterusnya.

Konstruksi generator DC

Konstruksi generator DC

Dalam kenyataan jumlah penghantar sangat banyak, namun sikat tetap 2 buah,  dengan banyaknya penghantar maka gelombang listrik yang dihasilkan menjadi  lebih rapat, sehingga arus yang dihasilkan mendekati arus searah (DC)

Sistem pengisian generator DC pada saat ini sudah jarang digunakan. Beberapa  kelemahan sehingga tidak digunakan antara lain:

  1. Ukuran generator lebih besar dibandingkan altenator untuk daya yang sama.
  2. Diperlukan pemutus arus ke baterai saat generator belum bekerja (cut out),  pada altenator menggunkan diode.
  3. Usia sikat lebih pendek sebab sikat berhubungan dengan komutator yang kontruksinya bergaris-garis, sedangkan pada altenator menggunakan slip ring

Author: 

No Responses

Comments are closed.