Penggunaan Perkakas Tangan dan Listrik yang Aman

 Artikel, Uncategorized

Untuk setiap pekerjaan yang anda kerjakan akan menggunakan alat atau peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan jenisnya. Kebanyakan peralatan tersebut sangat berbahaya, dan akan menyebabkan cedera jika tidak digunakan dengan benar. Anda tidak semestinya membawa peralatan tersebut untuk suatu jaminan. Alat dapat digeneralisasikan menjadi dua kelompok :

  1. Perkakas Tangan (Hand Tools)
  2. Perkakas Listrik (Power Tools)

circw1

1. Perkakas Tangan (Hand Tools)

Perkakas tangan adalah alat yang bentuk fisiknya kecil dioperasikan dengan tangan (tanpa menggunakan daya listrik), seperti gergaji tangan, kikir atau pisau. Yang sangat kita kenal dengan perkakas tangan, dan karena dengan keakrabannya dapat mengantarkan kita pada kelalaian/kecerobohan. Anda harus memikirkan keamanannya sebelum menggunakannya :

Jagalah kebersihan tangan anda :
Tangan kotor, berminyak atau berstempet (greasy) dapat mengakibatkan perkakas tangan tergelincir dan menyebabkan cedera.

Pilih Jenis dan Ukuran Perkakas dengan benar :
Mengupayakan penggunaan obeng plat (flat-tip screwdriver) sedangkan pekerjaan membutuhkan obeng plus (cross-tip screwdriver) dengan memaksakan penggunaannya akan merusak bagian benda kerja. Obeng terlalu kecil dapat tergelincir dan tangan anda cedera. Ini ekspresi yang digunakan oleh tukang (teknisi) berkata : “perkakas yang benar untuk pekerjaan yang benar”.

Periksa Kondisi Perkakas :
Akan berbahaya jika menggunakan perkakas yang tumpul, menjadi aus dan rusak. Ada tendensi penggunaannya terlalu banyak tekanan pada saat melakukan pekerjaan, yang akan mengakibatkan kerusakan terhadap bagian benda kerja atau anda sendiri. Jika anda menemukan perkakas yang kondisinya tidak bagus, selanjutnya simpan untuk diperbaiki atau tidak dipakai lagi. Jangan memakai dan mencobanya untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan alat yang tumpul. Sebaiknya dengan memelihara peralatan akan membuat pekerjaan anda lebih efisien.
Jangan menggunakan pahat, penitik atau palu yang ujungnya membentuk jamur. Saat dipukul dengan palu ujungnya bisa terbang menjadi proyektil dapat melukai anda dan teman anda bekerja.

Gunakan Perkakas dengan Benar:
Ada cara yang benar untuk mengoperasikan perkakas. Ini suatu perlindungan terhadap anda, benda kerja dan pekakas. Jika anda tidak yakin bagaimana menggunakan perkakas dengan benar, jangan ragu-ragu untuk bertanya. Seseorang akan resfek jika anda bertanya, selanjutnya anda mencoba dan wujudkan keamanan terhadap suatu bahaya.

Membawa Perkakas dengan Aman :
Jagalah selalu pinggiran atau ujung dari perkakas menghadap lantai jika anda membawanya. Jika anda memberikan kepada seseorang posisinya harus pengangannya yang diterima.

Penjepit Benda Kerja yang Kecil :
Jika menggunakan gergaji, pelubang, obeng atau solder pada benda kerja yang kecil, ini akan mudah bergeser jika tidak ditopang. Anda harus selalu menggunakan penjepit (clamp) atau ragum (bench-vice).

2. Perkakas Listrik (Power Tools)

Peralatan listrik dapat menyebabkan cedera yang serius jika menggunakannya tidak benar. Yang diperlukan disini anda tidak hanya menggunakan perkakas listrik tetapi anda telah dilatih dan memiliki otoritas penggunaan.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan terhadap perkakas listrik bahwa anda harus familier dengan :

Pembumian (Earthing) Perkakas Listrik :
Sebagai perlindungan terhadap kejutan listrik (electric shock), perkakas listrik dengan rangka (casing) logam harus ada tiga penghubung yang salah satu diantaranya pembumian (earth) dihubungkan ke rangkanya. Bagaimanapun perkakas listrik dengan rangka palstik atau isolasi ganda tidak harus ada pembumian (earth) dan hahya menggunakan dua penghubung. Periksa Kondisinya. Sebelum menggunakan perkakas listrik anda harus sepenuhnya memeriksa untuk mengetahui kerusakan :

  • Yakinkan bahwa semua baud pengikatnya kencang.
  • Saklar harus berfungsi dengan benar.
  • Yakinkan kabel penghubung tidak rusak atau terkelupas.
  • Yakinkan isolasinya utuh tidak ada penghantar yang terkelupas.
  • Periksa konektornya (plug), pecah atau konektornya hilang.

Author: 

No Responses

Comments are closed.