Pengendali Dua Motor Bekerja Bergantian

 Artikel, Uncategorized

Dalam proses diperlukan kerja dua atau beberapa motor induksi bekerja secara bergantian sesuai kebutuhan. Berikut ini dua motor induksi dirancang untuk bekerja secara bergantian, dengan interval waktu tertentu. Rangkaian daya dua motor bekerja bergantian, fuse F1 berfungsi sebagai pengaman jika terjadi gangguan hubung singkat rangkaian daya baik motor-1 dan motor-2 gambar-7.33. Kontaktor Q1 mengendalikan motor-1 dan kontaktor Q2 mengendalikan motor-2. Masing-masing motor dipasang thermal overload F3 dan F4. Kontaktor Q1 dan kontaktor Q2 dirancang interlocking, artinya mereka akan bekerja secara bergantian.

Pengawatan daya dua motor bekerja bergantian

Menjalankan Motor-1

Tombol tekan Normally Open S2 jika ditekan akan mengakibatkan koil Q1 energized, sehingga motor-1 bekerja. Koil Q1 diseri dengan kontak Normally Close Q2, dan koil Q2 diseri dengan kontak Normally Close Q1, menandakan bahwa keduanya terhubung interlocking. Jika proximity switch B1 posisi open maka aliran listrik terputus akibatnya koil Q1 atau koil Q2 akan de-energized sehingga rangkaian kontrol dan rangkaian daya terputus.

Menjalankan Motor-2

Tombol tekan Normally Close S3 di tekan secara bersamaan aliran koil Q1 terputus dan aliran listrik ke koil Q2 tersambung, kontaktor Q2 akan energized dan motor-2 bekerja. Jika terjadi gangguan beban lebih dari salah satu motor, maka thermal overload relay F3 atau F4 akan bekerja, rangkaian daya menjadi loop terbuka, dan aliran listrik ke rangkaian motor terputus meskipun rangkaian kontrol masih bekerja.

Motor-1 dan Motor-2 bekerja dengan selang waktu

Agar tingkat keamanan lebih baik maka saat thermal overload relay F3 dan F4 bekerja, rangkaian kontrol juga harus terputus. Maka dilakukan kontak Normally Close F3 dan F4 di hubungkan seri dan menggantikan fungsi dari proximity switch B1 gambar-7.35. Lampu indikator P1 diparalelkan dengan koil Q1, berfungsi sebagai indikator saat koil Q1 energized terdeteksi. Lampu indikator P2 juga diparalel dengan koil Q2, sehingga saat koil Q2 energized dapat diketahui dengan nyala lampu P2. Timer K3 ditambahkan seri dengan kontak NO koil Q1 dan NC koil Q2, artinya koil konaktor Q2 akan energized jika koil Q1 sudah bekerja dan setting waktu berjalan dicapai maka koil Q2 akan energized, dan motor-1 dan motor-2 akan bekerja bersama-sama.

Author: 

No Responses

Comments are closed.