Pengaturan Kecepatan Motor DC

 Artikel
loading...

Saat motor DC berputar maka dalam rangkaian jangkar terjadi ggl lawan sebesar Ui. Jika tegangan sumber DC yaitu UA diatur besarannya, apa yang terjadi dengan putaran motor DC ? Besarnya tegangan lawan Ui berbanding lurus dengan putaran motor dan berbanding terbalik dengan medan magnetnya Ui ≈ФE.n.

Jika arus eksitasi Ie dibuat konstan maka fluk medan magnet ФE akan konstan. Sehingga persamaan putaran motor berlaku rumus n ≈ Ui/ФE, sehingga jika tegangan sumber DC diatur besarannya, maka putaran motor akan berbanding lurus dengan tegangan ke rangkaian jangkar .Pengaturan tegangan sumber DC yang menuju ke rangkaian jangkar menggunakan sumber listrik AC tiga phasa dengan penyearah gelombang penuh tiga buah diode dan tiga buah thyristor . Sekering F1 berguna untuk mengamankan rangkaian diode dan thyristor jika terjadi gangguan pada belitan motor DC.

Pengaturan tegangan

Pengaturan tegangan Jangkar dengan sudut penyalaan Thyristor

Dengan mengatur sudut phasa triger, maka penyalaan thyristor dapat diatur besarnya tegangan DC yang menuju rangkaian jangkar A1-A2. Belitan penguat terpisah F1- F2 diberikan sumber DC dari luar, dan besarnya arus eksitasi dibuat konstan besarnya. Apa yang terjadi jika tegangan sumber DC dibuat konstan dan pengaturan putaran dilakukan dengan mengatur arus eksitasinya ? Persamaan tegangan jangkar Ui ≈ФE.n. atau putaran motor n ≈ Ui/ФE, dengan tegangan Ui konstan maka karakteristik putaran n berbanding terbalik dengan fluk magnet (1/ ФE). Artinya ketika arus eksitasi dinaikkan dan harga fluk magnet ФE meningkat, yang terjadi justru putaran motor DC makin menurun

Dari penjelasan dua kondisi diatas yang dipakai untuk mengatur putaran motor DC untuk mendapatkan momen torsi konstan adalah dengan pengaturan tegangan ke jangkar.

Author: 

No Responses

Comments are closed.