Line-commutated thyristor rectifier bridge

 Artikel
loading...

Tegangan searah (DC) output dan sekuens operasional diode rectifier , bergantung pada perubahan kontinu tegangan suplly line dan tidak bergantung pada rangkaian kontrol. Oleh karena itu, ini dinamakan sebagai diode rectifier bridge tak terkontrol karena output tegangan searah tidak terkontrol dan berharga tetap, yakni 1,35 x Vrms

Jika dioda ini digantikan dengan thyristor, maka terbuka kemungkinan mengontrol suatu titik dimana thyristor diaktifkan dan, dengan demikian, besarnya tegangan output searah dapat dikontrol. Konverter semacam ini dinamakan thyristor rectifier bridge terkontrol. Ini membutuhkan rangkaian kontrol tambahan, untuk mengaktifkan thyristor pada saat yang tepat. Suatu konverter thyristor enam pulsa tipikal diperlihatkan dalam Gambar dibawah

hyristor rectifier

Berdasarkan bab terdahulu, syarat-syarat yang diperlukan agar suatu thyristor meghantarkan arus dalam suatu rangkaian elektronika daya (power electronic) adalah sebagai berikut:

  • Tegangan forward harus terdapat pada thyristor
  • Suatu pulsa positif harus diberikan terhadap thyristor gate.

Jika masing-masing thyristor diaktifkan sesaat ketika tegangan forward di dalamnya cenderung positif, maka thyristor rectifier beroperasi dengan cara yang sama dengan diode rectifier yang diterangkan di atas. Semua gelombang tegangan dan arus dari diode bridge juga bekerja pada thyristor bridge.

Penundaan ini biasanya diukur dalam derajat, dari titik dimana tombol tekan dihidupkan, karena tegangan forward menjadi positif. Sudut penundaan ini dinamakan sudut penundaan (delay angle), atau kadangkadang dinamakan firing angle, dan ditulis dengan lambang (α). Titik acuan untuk delay angle adalah titik dimana suatu gelombang tegangan fase memotong tegangan fase terdahulu dan menjadi positif. Diode rectifier dapat dibayangkan sebagai sebuah konverter dengan delay angle = 0 derajat. Tujuan utama pengontrolan suatu konverter adalah mengontrol besarnya tegangan output searah. Umumnya, semakin besar delay angle, semakin kecil tegangan searah. Dibawah operasi dalam keadaan mantap dari suatu sebuah konverter thyristor terkontrol, delay angle untuk masing-masing switch adalah sama. Gambar 5-9 memperlihatkan gelombang tgangan, dimana pengaktifan saklar telah ditunda oleh suatu sudut sebesar α derajat.

Author: 

No Responses

Comments are closed.