Kurva Histerisis

 Artikel, Elektro Dasar, Uncategorized

Batang besi yang momen magnetiknya nolakan dilihat perilaku hubung anantara kerapatan fluk magnet(B) dengan kuat medan magnet (H)KurvaHisterisis

 

Keterangan :

  1. Diawali H dinaikkan dari titik(0) sampai titik (1), nilai B konstan mencapai kejenuhan sifat magnet sempurna.
  2. Kemudian H diturunkan sampai titik(0),ternyatanilaiBberhenti di(2) disebut titik ”magnet remanensi”.
  3. Agar B mencapai titik (0) diangka (3) diperlukan medankuat medan magnetic Hc, disebut ”magnet koersif”,diukur dari sifa tkekeras- an bahan dalam ketahanannya menyimpan magnet.
  4. Kemudian H dinaikkan dalam arah negatif, diikuti oleh B dengan polaritas berlawanan sampai titik jenuhnya
  5. Selanjutnya H diturunkan ke titik (0), ternyata B masih terdapat kerapatan flukremanen.
  6. Terakhir H dinaikkan arah positif, dikuti oleh B melewati titik (6), disini lengkap satu loop histerisis.

Author: 

No Responses

Comments are closed.