Kontrol dan Indikator Function Generator

 Artikel
loading...

Function Generator adalah alat ukur elektronik yang  menghasilkan, atau membangkitkan gelombang berbentuk  sinus, segitiga, ramp, segi empat, dan bentuk gelombang pulsa. Function Generator umumnya menghasilkan frekuensi pada  kisaran 0,5 Hz sampai 20 Mhz atau lebih tergantung rancangan pabrik pembuatnya. Frekuensi yang dihasilkan dapat dipilih dengan memutar-mutar tombol batas ukur frekuensi (frequency range).

Function Generator dilengkapi dengan kontrol dan indikator  yang dapat digunakan sesuai dengan fungsi Function  Generator itu sendiri. Cermati gambar kontrol dan indikator pada Function Generator dibawah ini !

Function

  1. Saklar ON-OFF.  Tekan saklar indikator LED akan menyala
  2. FREQUENCY CONTROL. Digunakan untuk mengatur batas ukur (range) frekuensi  dengan faktor pengali dari 0,04 – 4.0
  3. SYNC OUTPUT. Men-sinkronkan permukaan sinyal TTL output yang  berbentuk segi empat dengan frekuensi yang dihasilkan oleh  output utama (main output
  4. SWEEP OUTPUT. Ayunan sinyal akan tersedia tanpa memperhatikan posisi saklar “SWEEP ON”
  5. MAIN OUTPUT. Sinyal output tersedia secara normal atau dalam mode  ayunan tergantung pada pilihan mode. Impedans output maksimun 50 Ω.
  6. AMPLITUDE KNOB. Sinyal aplitudo dapat diatur dari 0,1Vp-p sampai 20Vp-p dalam  kondisi tanpa beban. Jika tombol ditekan, terjadi pelemahan  sinyal sebesar 10 kali.
  7. DC OFFSET. Tombol pada DC OFFSET akan mengaktifkan tegangan DC  pada sinyal utama. Jika tombol diputar searah jarum jam akan  dihasilkan tegangan offset positip, diputar ke arah sebaliknya  akan dihasilkan tegangan offset negatip.
  8. SWEEP RATE. Tombol ini berguna untuk mengatur kecepatan ayunan dari 5  detik ke 25 mili detik. Jika tombol ini ditekan, mode operasi  ayunan sinyal akan bekerja
  9. SWEEP WIDHT. Tombol ini digunakan untuk mengatur lebar ayunan sinyal.
  10. FUNCTION SELECTOR. Saklar untuk memilih bentuk gelombang.
  11. FREQUENCY RANGE SELECTOR SWITCH. Saklar pemilih batas (range) frekuensi dari 10 Hz sampai 1MHz.
  12. Hz LED. Jika frekuensi output ada pada satuan Hz, LED warna hijau akan menyala.
  13. kHz LED. Jika frekuensi output ada pada satuan kHz, LED warna merah  akan menyala.
  14. DIGIT DISPLAY. Tampilan angka digital untuk menunjukkan besarnya frekuensi  yang dihasilkan oleh patern generator, atau untuk  menampilkan besarnya sinyal input yang disambungkan pada  bagian external input
  15. EXT COUNTER LED Jika frekuensi luar dikoneksikan dengan Patern Generator, LED  mulai menghitung dan akan menampilkan angka tertentu.
  16. COUPLING SWITCH. Saklar ini dapat diletakkan pada tiga posisi; frekuensi tinggi  internal (Internal High Frequency), frekuensi tinggi eksternal  (External High Frequency), dan frekuensi rendah eksternal  (External Low Frequency).
  17. CMOS ADJUST KNOB. Ketika tombol berada pada mode CMOS, level CMOS dari  output “SYNC” akan diatur.
  18. EXTERNAL INPUT BNC. Konektor untuk menghitung sinyal frekuensi yang berasa dari  luar.
  19. VCF INPUT BNC. Untuk menghubungkan sinyal AC atau sinyal DC yang berasal  dari luar, dari 0 hingga 10 Volt

Author: 

No Responses

Leave a Reply