Komponen Sistem Pengendalian

 Artikel
loading...

Dalam sistem pengendalian ada dua kelompok komponen listrik yang dipakai, yaitu komponen kontrol dan komponen daya. Yang termasuk komponen kontrol diantaranya : saklar ON, saklar OFF, timer, relay overload dan relay. Komponen daya diantaranya kontaktor, kabel daya, sekering atau circuit breaker. Berikut ini akan dijelaskan konstruksi beberapa komponen kontrol dan komponen daya yang banyak digunakan dalam sistem pengendalian.

Tabel di bawah menunjukkan ada empat tipe kontak yang umum dipakai pada sistem pengendalian, yaitu Normally Open (NO), Normally Close (NC), Satu Induk dua Cabang

Jenis-jenis kontak

Kontak Normally Open (NO), saat koil dalam kondisi tidak energized kontak dalam posisi terbuka (open, OFF) dan saat koil diberikan arus listrik dan 1 maka kontak dalam posisi menutup ON.

Kontak Normally Close (NC), kebalikan dari kontak NO saat koil dalam kondisi tidak energized kontak dalam posisi tertutup (close, ON) dan saat koil diberikan arus listrik dan energized maka kontak dalam posisi membuka OFF.

Kontak Single pole double trough, memiliki satu kontak utama dan dua kontak cabang, saat koil tidak energized kontak utama terhubung dengan cabang atas, dan saat koil energized justru kontak utama terhubung dengan kontak cabang bawah

Kontak bantu, Dikenal dua jenis ujung kontak, jenis pertama kontak dengan dua kontak hubung dijumpai pada kontak relay . Jenis kedua adalah kontak dengan empat kontak hubung, ada bagian yang diam dan ada kontak yang bergerak ke bawah jenis kedua ini terpasang pada kontaktor

Komponen tombol tekan atau disebut saklar ON/OFF banyak digunakan sebagai alat penghubung atau pemutus rangkaian kontrol. Memiliki dua kontak, yaitu NC dan NO. Artinya saat saklar tidak digunakan satu kontak terhubung Normally Close, dan satu kontak lainnya Normally Open. Ketika kontak ditekan secara manual kondisinya berbalik posisi menjadi NO dan NC.

Author: 

No Responses

Comments are closed.