Komponen dan tipe-tipe VFD

 Artikel, Elektro Dasar
loading...

Motor AC mendominasi dalam aplikasi VFD disebabkan oleh reliabilitas mereka. Mereka juga membantu untuk menciptakan konverter dan sirkuit kontrol yang lebih murah. Sebagaimana telah kita lihat sebelumnya, motor induksi AC terutama adalah motor berkecepatan konstan. Sejak 1980an, popularitas AC VFD telah berkembang cepat, terutama disebabkan oleh berbagai kemajuan dalam teknologi elektronik power dan teknologi kontrol digital, yang mempengaruhi biaya dan performa tipe VFD ini. Daya tarik utama dari AC VFD adalah reliabilitas kuat dan biaya rendah motor induksi AC squirrelcage (sarang tupai) dibanding motor DC.

Sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar , berbagai perubahan dalam drives yang digunakan berkenaan dengan waktu telah ditunjukkan. Seksiseksi gambar  (a), (b), (c) dan (d) adalah seperti berikut: (a) Sistem Ward-Leonard (b) Pengendali DC terkontrol thyristor (c) Pengendali AC inverter sumber tegangan (PAM) (d) Pengendali AC sumber tegangan PWM (PWM)

Sistem Ward-Leonard

tegangan PWM

Alur perkembangan dari sistem Ward-Leonard ke pengendali DC terkontrol thyristor dan kemudian ke konverter ber-tegangan variabel dan berfrekuensi variabel AC tipe PWM diillustrasikan dalam Gambar 4-1. Dalam langkah pertama, dari (a) ke (b), generator – motor set berbiaya tinggi telah digantikan dengan rectifier thyristor terkontrol fase. Dalam langkah kedua, dari (b) ke (d), motor DC berbiaya tinggi telah digantikan dengan inverter PWM elektronika daya dan sebuah motor induksi AC kuat sederhana. Dalam VFD AC, sistem komutasi mekanik motor DC telah digantikan dengan sirkuit elektronik power yang dinamakan inverter. Tetapi kesulitan utama dengan VFD AC selalu kompleksitas, biaya, dan reliabilitas sirkuit inverter frekuensi AC.

Author: 

No Responses

Comments are closed.