Ketinggianan Satelit

 Artikel, Uncategorized

Sinyal dari elevasi satelit yang rendah akan lebih banyak dipengaruhi dari pada sinyal yang berasal dari elevasi satelit yang lebih tinggi. Hal kedua menambah jarak yang harus dilalui sinyal ke atmosphere. Kepadatan lapisan ionospher dipengaruhi oleh matahari. Pada malam hari, pengaruh lapisan ionosper ini snagat kecil dan sinyal turun perlahan. Jumlah kepadatan ionospher meningkat bervariasi sesuai dengan siklus penyinaran (aktivitas matahari). Puncak aktivitas matahari hamper setiap 11 tahun. Pada saat penulisan puncak yang berikutnya (penyinaran maksimum) terjadin sekitar tahun 2000. Sebagai tambahan nyala api matahari terjadi secara acak dan juga mempunyai pengaruh pada kesalahan lapisan ionosper Kesalahan lapisan ionosper dapat dikurangi dengan menggunakan satu dari dua metoda :

GPS dengan fekuensi ganda

  1. Metode pertama melibatkan pengambilan rerata pengaruh pengurangan kecepatan cahaya yang disebabkan oleh lapisan ionosper. Faktor koreksi ini kemudian diaplikasikan dalam perhitungan. Oleh karena itu, diambil harga rerata dan sebelumnya pengambilan rerata ini tidak dilakukan semua sesuai waktunya. Oleh karena itu metode bukan solusi yang optimum untuk mengurangi kesalahan.
  2. Metode kedua melibatkan pemakaian frekuensi ganda pada penerima GPS. Pengukuran penerima yang demikian frekuensi L1 dan L2 dari sinyal GPS. Diketahui bahwa bila sinyal radio berjalan melalui lapisan ionosper kecepatan turun perlahan berbanding terbalik terhadap frekuensi. Oleh karena itu waktu dating kedua sinyal diperbandingkan untuk mendapatkan nilai penundaan. Ini hanya dimungkinkan pada penerima GPS dengan frekuensi ganda. Kebanyakan penerima dibangun untuk navigasi frekuensi tunggal. Uap air jugamempengaruhi sinyal GPS. Uap air dalam lapisan atmosper dapat juga mempengaruhi hasil posisi, penurunan diperkecil oleh pemakaian model atmosperik

Author: 

No Responses

Comments are closed.