kelebihan dan kekurangan BJT

 Artikel, Pengukuran Listrik
loading...

Sirkuit-sirkuit kontrol dan protektif telah dikembangkan untuk melindungi transistor terhadap over-current ketika dihidupkan dan terhadap overvoltage ketika ia dimatikan. Bila dihidupkan, sirkuit kontrol harus menjamin bahwa transistor tidak muncul dari saturasi, kalau tidak akan disyaratkan untuk mendissipasi power tinggi. Dalam prakteknya, sistem kontrol telah terbukti hemat biaya, efisien, dan handal.

Batas-batas V-I yang diinginkan ketika men-switch

Berikut ini adalah kelebihan-kelebihan BJT sebagai sebuah saklar:

  • Memerlukan tegangan driving yang sangat rendah
  • Bisa beroperasi pada kecepatan yang sangat tinggi 16
  • Bisa dihidupkan dan dimatikan dari terminal base, yang membuat mereka cocok untuk sirkuit inverter berkomutasi sendiri
  • Kapabilitas penanganan power yang baik
  • Penurunan teangan konduksi forward rendah.

Berikut ini adalah kelemahan BJT sebagai saklar:

  • Dianggap kurang kokoh dan kurang toleran terjadi overload dan ‗spikes‘ dibanding thyristor
  • Tidak mentolerir reverse voltage
  • Waktu switching relatif lambat dibanding alat lain
  • Area operasi aman yang buruk
  • Mempunyai persyaratan driver gate terkontrol arus yang kompleks.

Thyristor GTO sering lebih disukai dibanding konverter. Bila BJT digunakan dalam bridge inverter, mereka harus dilindungi terhadap reverse voltage tinggi, dengan menggunakan sebuah reverse dioda secara seri atau paralel. Karena alasan yang sama, transistor tidak digunakan dalam bridge rectifier yang harus mampu menahan reverse voltage.

Author: 

No Responses

Comments are closed.