Fungsi Wattmeter

 Artikel, Uncategorized

Wattmeter merupakan suatu alat ukur yang digunakan  untuk mengetahui berapa besarnya daya listrik nyata pada  beban yang sedang beroperasi dalam suatu sistem  kelistrikan dengan beberapa kondisi beban, seperti beban  DC, beban AC satu fasa serta beban AC tiga fasa. Dalam  pengoperasiannya harus memperhatikan petunjuk yang ada pada manual book atau tabel yang tertera pada  wattmeter.

Watt-meter

Pada rangkaian dasar Wattmeter, kumparan arus dari Wattmeter  dihubungkan secara seri dengan rangkaian (beban), dan kumparan  tegangan dihubungkan parallel dengan line. Jika arus line mengalir  melewati kumparan arus dari Wattmeter, maka akan membangkitkan medan di sekitar kumparan. Kuat medan ini sebanding dengan besarnya  arus line kumparan tegangan dari wattmeter yang dipasang seri dengan resisitor dengan nilai resistansi sangat tinggi. Tujuannya adalah untuk  membuat rangkaian kumparan tegangan dari meter mempunyai ketelitian  tinggi. Jika tegangan dipasangkan ke kumparan tegangan, arus akan  sebanding dengan tegangan line.

a.  Pengukuran Daya Arus Searah

Wattmeter adalah instrumen pengukur daya listrik  yang merupakan kombinasi voltmeter dan  ampermeter.  Pengukuran daya arus searah dapat dilakukan  dengan menggunakan alat ukur Wattmeter.  Didalam instrument ini terdapat dua macam  kumparan yaitu kumparan arus dan kumparan  tegangan.  Kopel yang dikalikan oleh kedua macam kumparan  tersebut berbanding lurus dari hasil perkalian arus  dan tegangan.

b.  Pengukuran Daya Arus Bolak – Balik Satu Phase

Pengukuran daya arus bolak – balik dapat dilakukan  dengan menggunakan alat ukur Wattmeter. Pada  gambar diatas dapat dilihat bahwa dalam menghubungkan ke beban dan saluran supply daya  listrik wattmeter untuk pengukuran daya satu  phase ada kesamaan dengan pengukuran daya DC, terminal input output pada Wattmeter mempunyai  kesamaan dengan saat mengukur daya DC.  Pada pengukuran daya listrik beban arus bolak  balik satu phase dilaksanakan dengan  menggunakan 4 titik terminal I/O pada Wattmeter  yaitu terminal Iin, Iout, L1 dan L2. Perhitungan  perlu dilakukan seperti yang tertera pada tabel  yang tersedia di atas.

Author: 

No Responses

Comments are closed.