Energi ionisasi

 Artikel, Listrik Dasar, Uncategorized

Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan suatu elektron dari unsur atom yang berdiri sendiri. Dalam satu blok golongan, energi ionisasi semakin berkurang bilamana nomor atom bertambah. Hal ini disebabkan karena semakin bertambah lapisan kulit elektron, maka elektron pada lapisan kulit paling luar memiliki jarak yangsemakin jauh dari inti dan menunjukkan semakin kecil gaya tarik ke inti dan elektron dengan mudah dapat terlepas dari inti atom. Dalam satu blok periode, energi ionisasi semakin ke kanan letak suatu unsur cenderung bertambah energi ionisasinya. Ketika sebuah atom menyerap energi, misalnya dari sumber panas atau dari cahaya, maka energi dari elektron akan dibangkitkan. Elektron valensi memiliki lebih banyak energi dan lebih bebas tak terikat dengan inti atom daripada elektron yang berada pada bagian terdalam, sehingga elektron-elektron valensi dapat dengan mudah melompat ke kulit energi yang lebih tinggi ketika energi eksternal diserap oleh atom. Jika elektron valensi memperoleh jumlah energi yang cukup, maka peristiwa ini disebut energi ionisasi, kejadian ini elektron valensi benar-benar sudah terlepas dari kulit terluar dan tidak ada lagi pengaruh ikatan dari inti atom.

Energi ionisasi

Terlepasnya elektron valensi meninggalkan atom sebelumnya bersifat netral akibatnya dalam inti atom yang ditinggalkan oleh elektron valensi tersebut menjadi kelebihan muatan positif (jumlah proton lebih banyak dari elektron). Proses kehilangan elektron valensi dikenal sebagai ionisasi, dan atom bermuatan positif yang dihasilkan disebut ion positif. Misalnya, simbol kimia untuk hidrogen adalah H. Ketika sebuah atom hidrogen menjadi netral karena kehilangan elektron valensi, dan seketika itu menjadi sebuah ion positif, maka ditunjukkan dalam tabel dengan kode H+. Elektron valensi yang telah lepas dari ikatan atom disebut elektron bebas. Proses sebaliknya dapat terjadi ketika atom tertentu bertabrakan dengan elektron bebas dan elektron tersebut masuk perangkap ke dalam atom lainnya, peristiwa tertangkapnya elektron bebas menjadi eletrron terikat adalah peristiwa lepasnya energi (energy discharge). Atom yang telah mendapatkan ekstra elektron disebut ion negatif. Proses ionisasi tidak terbatas pada atom tunggal. Dalam reaksi kimia, sekelompok atom yang terikat secara bersamaan dapat kehilangan atau mendapatkan satu atau lebih elektron.

Author: 

No Responses

Comments are closed.