Daya pada Rangkaian Induktif

 Elektro Dasar, Pengukuran Listrik, Uncategorized

Apabila suatu sumber arus bolak-balik dihubungkan pada suatu rangkaian induktif yang Resistansinya sangat kecil sehingga dapat di abaikan, maka arus listrik yang melewati rangkaian induktif dimaksud memiliki fasa tertinggal 90º dari fasa tegangan suplai.

Kurva daya pada rangkaian induktif

Terlihat dari gambar di atas bahwa kurva daya tidak hanya terletak di bagian atas garis nol seperti pada rangkaian resistif, karena beberapa saat tertentu dimana tegangan positif, ternyata arus negatif demikian pula pada saat dimana tegangan negatif ternyata arus positif. Dengan demikian perkalian tegangan dan arus sesaat pada waktu-waktu tertentu memungkinkan nilainya negatif sehingga kurvanya digambar pada bagian bawah garis nol.Bagian positif kurva daya merepresentasikan daya listrik disuplai ke rangkaian, sedangkan bagian negatifnya menyatakan daya balik ke sumber suplai. Untuk mengilustrasikan hal tersebut, dapat dipelajari dari kenyataan bahwa apabila suatu sumber daya listrik dipakai untuk mengisi suatu battery maka sepanjang tegangan sumber masih lebih tinggi dari pada tegangan battery, arus listrik akan mengalir di dalam battery sehingga ada usaha untuk melakukan perubahan kimia di dalam battery dimaksud. Dalam kondisi ini daya yang positif akan mensuplai battery. Selanjutnya apabila pada suatu saat tegangan battery menjadi lebih besar dari tegangan suplai maka daya listrik akan dikirim kembali dari battery ke suplai. Pada saat inilah maka bagian daya yang negatif akan mensuplai battery. Perlu diingat bahwa pada rangkian induktif murni, tidak ada daya nyata (watt) jadi apabila pada rangkaian dimaksud dipasang wattmeter maka penunjukannya sama dengan nol.

Author: 

No Responses

Comments are closed.