Contoh Soal Hukum Ohm

 Artikel
loading...

Tahun 1827 seorang ahli fisika Jerman George Simon Ohm (1787-1854) meneliti tentang resistor. Hukum Ohm menjelaskan bagaimana hubungan antara besar tegangan  listrik, besar tahanan dan besar arus yang mengalir. Hukum mengatakan bahwa besar arus mengalir berbanding lurus dengan besar tegangan dan berbanding terbalik dengan  besar tahanan. Hukum ini dapat ditulis

Hukum Ohm

Contoh soal :
tentukan besar arus yang melewati lampu R=2 tegangan (V) berubah dari  24 Volt menjadi 12 Volt, seperti gambar di bawah ini:

Screenshot_9

Solusi :
Gambar a. Baterai dirangkai seri sehingga tegangan baterai 12 V + 12 V = 24 V ,  tahanan lampu tetap 2 Ohm, maka besar arus yang mengalir adalah I = V/R = 24/2 = 12  Amper. Gambar b. Tegangan 12 V, tahanan lampu 2 Ohm, maka besar arus yang mengalir  adalah I = V/R = 12/ 2 = 6 Amper

Kesimpulan :
Bila tahanan tetap sedangkan tegangan turun maka arus yang mengalir juga turun. Sebaliknya bila tahanan tetap tegangan naik maka arus juga naik.
Bila lampu untuk 24 V dipasang pada tegangan 12 V maka lampu redup karena arus yang melewati lampu menjadi kecil. Sebaliknya lampu 12 V dipasang pada sumber  baterai 24 V, maka lampu akan putus kerena terbakar sebab arus yang mengalir terlalu  besar.

Author: 

No Responses

Leave a Reply