Blok Diagram Televisi Hitam Putih

 Artikel
loading...

Penerima televisi hitam putih memiliki rangkaian yang cukup rumit, Untuk memudahkan siswa memahami bagian-bagian dari pesawat televisi warna, maka blok diagram televisi hitam putih digambarkan seperti gambar di bawah.

Blok diagram televisi hitam putih

Adapun fungsi dari masing-masing blok diagram penerima televisi tersebut di atas dijelaskan sebagai berikut:

1

Antena menerima sinyal dari pemancar, tergantung frekuensi pemancar, terdapat antena untuk VHF (Very High Frekuensi) 47 Mhz – 68 Mhz, 174 Mhz – 238 Mhz dan UHF (Ultra High Frekuensi) 470 Mhz – 790 MHz.

2

Pemilih kanal (tuner) mendapat sinyal dari antenna, dipilih frekuensi pemancar yang diinginkan. Sinyal berfrekuensi tinggi diperkuat dan diubah frekuensinya menjadi frekuensi antara. Frekuensi antara gambar sebesar 38,9 Mhz dan frekuensi antara suara sebesar 33,4 MHz.

3

Penguat frekuensi antara, sebuah penguat selektif menguatkan frekuensi antara yang dihasilkan oleh tingkat sebelumnya.

4

Penguat demodulator gambar (demodulator AM) diperoleh kembali sinyal gambar dan frekuensi antara suara 5,5 Mhz. Frekuensi ini diperoleh dari 38,9 Mhz – 33,4 Mhz = 5,5 MHz

5

Penguat gambar, merupakan penguat dengan daerah frekuensi lebar 0 – 5 Mhz, menguatkan sinyal gambar lebih lanjut sehingga mampu mengendalikan tabung gambar.

6

Frekuensi antara suara dikuatkan dalam penguat frekuensi antara suara yang ditala pada Frekuensi tengah (Frekuensi Antara) 5,5 MHZ Untuk mendapatkan suara, maka frekuensi antara suara 5,5 Mhz dimasukkan dalam demodulator FM

Author: 

No Responses

Comments are closed.