Alat Ukur Elektrodinamik

 Alat ukur, Artikel
loading...

Alat ukur elektrodinamik memiliki dua jenis belitan kawat, yaitu belitan kawat arus yang dipasang diam dua buah pada magnet permanen, dan belitan kawat tegangan sebagai kumparan putar terhubung dengan poros dan jarum penunjuk

Prinsip elektrodinamik

Interaksi medan magnet belitan arus dan belitan tegangan menghasilkan sudut penyimpangan jarum penunjuk sebanding dengan daya yang dipakai beban :

P = V.I.cosθ

Pemakaian alat ukur elektrodinamik adalah sebagai pengukur daya listrik atau Wattmeter. Pemasangan Wattmeter dengan notasi terminal 1,2,3 dan 5. Terminal 1-3 terhubung ke belitan arus Wattmeter, terhubung seri dengan beban. Terminal 2-5 terhubung ke belitan tegangan Wattmeter. Terminal 1-2 dikopel untuk mendapatkan catu tegangan suply tegangan.

Pemasangan terminal meter tidak boleh tertukar, karena akibatnya meter tidak berfungsi. Untuk pengukuran daya besar, dimana arus beban besar dapat digunakan trafo CT untuk menurunkan arus yang mengalir belitan arus Wattmeter.

Pemasangan terminal meter tidak boleh tertukar, karena akibatnya meter tidak berfungsi. Untuk pengukuran daya besar, dimana arus beban besar dapat digunakan trafo CT untuk menurunkan arus yang mengalir belitan arus Wattmeter.

Wattmeter portabel pengawatan dengan beban lihat gambar dibawah Ada tiga buah selektor switch, untuk pengaturan amper, pengaturan tegangan dan pemilihan skala batas ukur.

Pengawatan wattmeter dengan beban satu phasa

Pengawatan wattmeter dengan beban satu phasa

Untuk keamanan tempatkan selektor amper dan selektor tegangan pada batas ukur tertinggi. Jika jarum penunjuk sudut simpangannya masih kecil baru selektor switch arus atau tegangan diturunkan satu tahap.

Author: 

No Responses

Comments are closed.